Tampilkan postingan dengan label Selebriti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selebriti. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Maret 2014

Ultah, Melody JKT48 Jadi Trending Topic

Ultah, Melody JKT48 Jadi Trending Topic

Citizen6, Jakarta Hari ini Senin (24/3/2014) Leader anggota JKT48 Melody Nurramadhani atau biasa dikenal dengan Melody genap berusia 22 tahun.

Bedasarkan pantauan di linimasa twitter sampai pagi ini, ultah perempuan kelahiran Bandung, 24 Maret 1992 itu menjadi trending topik peringkat ke dua di twitter dengan hastag #HBD22ndShiningJKT48Captain.

Ucapan ultah pun membanjiri akun @melodyJKT48 dari berbagai kalangan yang mayoritas berasal dari fansnya.

Akun parodi presiden yang dikelola oleh staf lawak presiden Republik Indonesia mengucapkan ultah dengan akun SBYudhoyno, "Selamat Ulang Tahun @melodyJKT48 #HBD22ndShiningJKT48Captain".

Beberapa member JKT48 juga mengucapkan ultah pada masing-masing akunnya:

 NabilahJKT48 juga: "Happy happy birthday to youu @melodyjkt48 mulai bernyanyi dengan suara keras".

HarukaN_JKT48: "Tetap mami aku yaa!!kan mami baik sama aku!!jangan marah ya!nanti cepat tuah!kalo mami aku tuah aku sedih..hahaha @melodyJKT48".

ShaniaJKT48: "Happy birthday kakak yang dituakan @melodyJKT48 makin cantik, sukses terus sehat selalu, tambah dewasa! All the best deh! Lopelope".

Para fans JKT48 juga memberikan ucapan ultah dan doa pada akun Melody:

ABSTeamSonya: "Happy birthday captain :) @melodyJKT48 wish u all the best !!!#HBD22ndShiningJKT48Captain".

Gitaswdn: "Selamat ulang tahun Oshi @melodyJKT48 semua doaku adalah harapanmu *gagapmaungomongapa :x #HBD22ndShiningJKT48Captain".

Evan_CP: "Happy birthday my beloved captain @melodyJKT48 :) tetap ceria dan selalu bersinar ya! #HBD22ndShiningJKT48Captain".

Penulis

Yulia Yulee

Sumber : Liputan6

Koleksi Foto Melody JKT48 : Klik

Olivia Zalianty Mengaku Diperas Sebelum Video dengan Ical Diunggah ke Youtube

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Olivia Zalianty (32) membuat pernyataan yang mengejutkan. Adik dari Marcella Zalianty tersebut mengaku sempat mendapatkan teror dari orang tak dikenal sebelum akhirnya videonya bersama Aburizal Bakrie (ARB) beredar.
"Sempat diteror sejak dua bulan yang lalu hingga ada yang minta nominal yang besar," katanya, saat ditemui di Scuba Kingdom Indonesia, Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (23/3).
Hanya saja pemain sinetron 'Intan' tersebut enggan meladeni teror yang dialaminya. Ia merasa video yang beredar sekarang ini bukanlah video negatif.



"Jadi rasanya kita tidak akan meladeni. Kita tidak merasa ada hal atau video aneh tapi kenyataannya video ini dibuat treatment menjadi negatif," ucapnya.
Oliv, demikian sapaan akrabnya, menegaskan kepergiannya bersama ARB dikarenakan adanya tujuan bisnis dan bukan karena sesuatu hal yang lain. "Saya kesana memang karena untuk kunjungan bisnis," tambahnya.
Seperti diketahui, sebuah video muncul di YouTube yang menunjukkan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, sedang bersama dua artis bersaudara, Marcella dan Olivia Zalianty. Video yang berjudul 'Azis Syamsuddin dan Capres Golkar ARB Menikmati Maldive bersama Marcella dan Olivia Zalianty' itu diunggah pertama kali oleh pemilik akun ARB pada 20 Maret 2014 silam.
Sementara itu akun lain, DPNews, juga mengunggah video serupa namun dalam durasi yang lebih panjang yakni 3, 22 menit. Video itu sendiri diberi judul 'romantis di Pulau Maladewa/Maldives'.
Selain ARB dan duo Zalianty, tampak juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga merupakan politikus dari Partai Golkar, Aziz Syamsudin.

Video Zalianty Bersaudara Jalan - Jalan Dengan Aburizal Bakrie : Klik

Download Software Gratis : Klik

Rabu, 08 Januari 2014

Goyangan Oplosan YKS Dinilai Seronok, FPI Ancam Demo Trans TV

ORMAS Front Pembela Islam (FPI) mengaku menerima laporan masyarakat bahwa goyangan yang dipertontonkan di Yuk Keep Smile (YKS) Trans TV melanggar batas kewajaran.


FPI pun beberapa waktu lalu sudah melayangkan teguran keras ke pihak Trans TV untuk menghentikan goyang "Oplosan". Juga telah berkoordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengambil tindakan tegas.

"Kami sudah berkoordinasi dengan KPI untuk menghentikan goyang 'Oplosan' di YKS Trans TV," ucap sekretaris DPD (Dewan Perwakilan Daerah) FPI DKI jakarta, ustadz H. Novel Bamu'min, saat dihubungi wartawan, Rabu (8/1).

Kalau surat yang dilayangkan tetap tak juga ditanggapi pihak Trans TV, FPI mengancam akan melakukan demo di depan kantor Trans.

"Kita tunggu dulu satu-dua hari ini, kalau suratnya tak ditanggapi kita akan demo Trans TV," katanya.
Goyang "Oplosan" di acara YKS sendiri sekarang sudah berubah. Beberapa gaya goyang yang dituding seronok sudah diubah. (man/ade)

Sumber 

Satu Lagi, Penampilan Saltum Agnes Monica

TEMPO.CO, Jakarta - Bukan Agnes Monica kalau tak membuat kontroversi dari penampilannya. Setelah sempat membuat hebob dengan gaya busana berkutang lancip pada November tahun lalu, Agnes kembali lagi melakukan penampilan tak santun. Kejadiannya berlangsung pada tahun 2013 saat mantan penyanyi cilik ini diundang ke rumah atau kediaman Dubes (Duta Besar) Amerika untuk Indonesia yang mengadakan acara formal untuk memotivasi generasi muda agar berprestasi.


Dalam foto itu, tampak penyanyi yang tengah merilis single Coke Bottle bersama Timbaland ini memakai pakaian yang super seksi. Di foto ini pun Agnes tampak mengenakan kebaya bahan brokat ketat berleher terbuka hingga belahan payudara yang menyembul tampak jelas dipadu hotpant seksi. Penyanyi kelahiran 1 Juli 1986 ini duduk di sebelah Dubes Amerika di antara kerumunan para pelajar Indonesia.

Penampilan pemeran sinetron Pernikahan Dini ini sangat kontras dengan Duta Besar Amerika Serikat dan para undangan lain yang berbusana batik dan baju yang sopan.

Pilihan Agnes memakai busana super hot dan seksi itu mengundang kecaman di media sosial. Namun, tampaknya Agnes tak terpengaruh dan terus berani berbusana dengan gaya berbeda dari yang ada.
HADRIANI P | BERBAGAI SUMBER

Sumber 

Kamis, 18 Juli 2013

Marshanda Ceritakan Kondisinya Saat Unggah Video Amarahnya di YouTube



Marshanda pernah mengalami keterpurukan dalam hidupnya pada tahun 2009. Saat itu, ia seakan meluapkan amarah yang telah ditimbunnya sejak lama dengan mengunggah beberapa video bernyanyinya di YouTube. Di salah satu video, ia menyanyikan lagu Who Do You Think You Are milik Spice Girls.
"Nih lagu buat siapapun yang nyakitin gue! Siapapun! Lagu ini kayaknya paling cocok buat teman-teman SD gue yang musuhin gue waktu gue SD. Gue enggak punya temen, gue struggle kayak orang gila di sekolah gue sendiri.
Yang jahat-jahat! Adinda Mutiara Sabila Purnomo Sidi. Makan nih! Dan semua temen-temen lo yang ngikutin lo. Gue tau, lo ketua, lo apa. Gila.. Lo paling jago dari kelas 1 sampe kelas 6. Lo rangking 1 terus. Whooooo, mantap selamat yah," kata Marshanda di video tersebut.
Perkataannya ditujukan kepada teman-teman SD nya yang pernah mem-bully-nya karena perceraian kedua orangtuanya, Rianti Sofyan - Irwan Yusuf, saat itu.
Tak hanya itu, rasa depresi yang dirasakan oleh bintang sinetron Bidadari ini berawal dari sifat perfeksionisme yang dimilikinya. Ia selalu melihat ke atas, tak mau cepat puas dan tak bersyukur dengan apa yang diraihnya.
Kondisi yang dialaminya pada tahun 2009, ia ceritakan kepada fansnya, Marshanda the Community (Shanity), di acara Shanity Gathering 2013 akhir pekan lalu.

Berikut penuturannya!

--
Part 1:
Cobaan Menimpa Marshanda di Tahun 2009

"Aku melihat kegagalan itu kaya ada kerangka pemikirannya yang aku buat sendiri. Di sini aku pernah mengalami kegagalan juga. Teman-teman pasti sudah tahu, tahun 2009 aku sempat meng-upload video di You Tube, dimana disitu menimbulkan banyak pertanyaan, media juga. Hari ini aku ingin cerita apa yang terjadi saat itu.
 
Aku enggak hanya pengen curhat masalah kesedihannya, kemarahan dan kekecewaan. Aku pengen membagi nilai yang ada dibalik kegagalan. Waktu itu ada yang bilang kalau karir aku enggak akan balik lagi, ada yang bilang kehancuran. Tapi aku melihat itu sebagai suatu ujian.
Kalau kejadian itu enggak pernah terjadi, kita enggak akan bisa melihat diri kita sendiri, sebagaimana Allah melihat kita. Aku percaya, Allah menciptakan manusia ke dunia pasti punya tujuan yang spesial. Allah itu maha penyayang yang luar biasa.
Mungkin saat itu ada yang bilang Caca payah, cari sensai, cari perhatian, Caca orang yang mempermalukan diri sendiri. Aku mencoba melihat itu. Dan dari situ aku belajar mengenal diriku sendiri dan mulai mengenal Allah."

Marshanda pernah mengalami keterpurukan dalam hidupnya pada tahun 2009. Saat itu, ia seakan meluapkan amarah yang telah ditimbunnya sejak lama dengan mengunggah beberapa video bernyanyinya di YouTube. Di salah satu video, ia menyanyikan lagu Who Do You Think You Are milik Spice Girls. 
"Nih lagu buat siapapun yang nyakitin gue! Siapapun! Lagu ini kayaknya paling cocok buat teman-teman SD gue yang musuhin gue waktu gue SD. Gue enggak punya temen, gue struggle kayak orang gila di sekolah gue sendiri.
Yang jahat-jahat! Adinda Mutiara Sabila Purnomo Sidi. Makan nih! Dan semua temen-temen lo yang ngikutin lo. Gue tau, lo ketua, lo apa. Gila.. Lo paling jago dari kelas 1 sampe kelas 6. Lo rangking 1 terus. Whooooo, mantap selamat yah," kata Marshanda di video tersebut
Perkataannya ditujukan kepada teman-teman SD nya yang pernah mem-bully-nya karena perceraian kedua orangtuanya, Rianti Sofyan - Irwan Yusuf, saat itu.
Tak hanya itu, rasa depresi yang dirasakan oleh bintang sinetron Bidadari ini berawal dari sifat perfeksionisme yang dimilikinya. Ia selalu melihat ke atas, tak mau cepat puas dan tak bersyukur dengan apa yang diraihnya.
Kondisi yang dialaminya pada tahun 2009, ia ceritakan kepada fansnya, Marshanda the Community (Shanity), di acara Shanity Gathering 2013 akhir pekan lalu.

Tak bersyukur

"Saat itu aku sering ditanya, 'Apakah kamu sudah puas dengan karir yang kamu capai?' Lalu aku selalu jawab, 'Enggak. Sebenarnya standar aku lebih tinggi tapi aku masih berada dibawahnya.' Aku selalu bilang gitu.
Aku selalu melihat ke atas, selalu membandingkan diri dengan orang lain yang lebih sukses. Aku harus mendaki gunung terus-menerus.
Contohnya pada tahun 2004 saat aku dapat penghargaan. Pas hari itu, mungkin kalau hari ini aku dapat penghargaan ini aku akan nangis dan ngerasa bangga. Tapi waktu itu, aku cuma, 'Oh Yaudah, jangan senang dulu, jangan puas, biasa aja.'
Aku enggak pernah bersyukur dan kemudian Allah marah. Saat itu bersyukur bagi aku susah banget karena aku terkungkung dengan yang namanya perfesionisme. Aku merasa being perfectionist itu sesuatu yang hebat. Itu yang mendorong aku lebih hebat dan maju.
Dulu aku pengen selalu ideal. Aku pengen keluarga ideal. Aku selalu melihat mama, selalu pengen punya mama yang ada digambaran aku, yang aku inginkan.
Dan kemudian Allah marah dan memberi ujian sebagai bentuk rasa sayangnya."

Proses penyembuhan diri
"Aku mesti heal, menjernihkan diri aku dari keterkungkungan yang aku ciptakan sendiri. Ada beberapa dari pengalaman masa kecil aku dan pengalaman traumatis seperti waktu SD aku pernah di-bully karena perpisahan mama dan papa.
Akhirnya aku ikut konseling. Aku mencoba mengeluarkan luka-luka dalam diri aku. Membuka semua topeng dan plester dalam tubuh aku karena sebelumnya aku mencoba tutup semua luka tersebut pakai plester.
Kadang kalau kita sakit hati, kita sering ingin melupakannya, jangan dirasain. Tapi, ini luka masih sakit, masih borok dan bernanah. Tapi ditutup pakai plester yang tebal biar enggak kelihatan dan diemin aja pura-pura lupa.
Itu yang aku lakuin. Tapi satu, kita bohong sama diri sendiri karena rasa sakitnya masih berasa. Kedua, luka itu makin bernanah dan beleleran dari plesternya. Nah itu yang aku rasakan. Aku pengen konseling dengan cara plester itu aku buka.
Justru dengan melihat ada luka disitu, aku jadi bisa nerima. Pelan-pelan aku bisa lihat luka itu, bersihkan dengan air dan cinta dari orang sekeliling. Lama kelamaan luka itu akan sembuh sendiri. 
Kalau ditanya, 'Mau enggak balik ke zaman dulu dan menghapus masa YouTube?' Aku bakal bilang enggak mau. Kalau misal aku balik lagi ke masa itu dan mengulang lagi ya enggak apa-apa. Karena itu harus terjadi. Lebih baik terjadi saat itu saat aku belum menjadi ibu.
Semua orang punya titik balik dalam hidupnya. Masa dimana keluar sesuatu dan meledak dalam hidupnya. Masa itu jadi ujian dari Allah. Kalau itu enggak pernah terjadi, aku enggak akan pernah jadi lebih baik. Aku malah mensyukuri hal itu."

Senin, 01 Juli 2013

Selebriti, "Gaya "Berantakan" Agnes Monica di Acara Timbaland"

Agnes Monica tampil di Red Carpet bersama musisi top Timbaland di San Francisco 29 Juni 2013. Seperti ini gayanya








Minggu, 30 Juni 2013

Selebriti, "Lita Gading: Laporan Terhadap Olga Terlalu Mengada-Ada"


Pelaporan seorang dokter ke Polda Metro Jaya terhadap perilaku Olga Syahputra dalam program komedi yang disiarkan langsung salah satu televisi swasta, dinilai mengada-ada oleh Lita Gading.
Bahkan ia menganggap hal tersebut hanya mencari sensasi. Pasalnya apa yang dilakukan Olga masih pada aktifitasnya sebagai seorang komedian.
"Gak usah cari sensasi. Terlalu mengada-ada. Gak prinsip (laporan itu -red). Kecuali Olga bertujuan sama dia. Mengenal dia dan bukan dalam suatu profesional," ujar Lita Gading, Kamis (27/6).
Bahkan menurut Lita, seharusnya si dokter tahu dan mengerti apa aktifitas Olga jika tengah bekerja.
"Mungkin dokternya gak sangka jadi ikut terlibat. Karena mungkinOlga juga gak kenal. Jadi maklum aja. Kenapa harus disomasi?" lanjut Master of Psychological Science ini kepada KapanLagi.com®.
Karena itu ia meminta supaya semua pihak belajar melihat secara positif apa yang telah terjadi dan jangan cuma dilihat dari negatif saja.
"Kalau profesi Olga kan emang begitu. Kalau dokter, profesi serius. Jadi bertolak belakang. Mungkin becandanya sedang kebablasan. Sebetulnya salah dokter sendiri ada disana. Apalagi mereka orang-orang yang suka gokil-gokilan," pungkas Lita.

Selasa, 25 Juni 2013

Selebriti, "Dokter Febri Laporkan Olga Syahputra ke Polda, Ini Tanggapan KPI"

Dokter Febri melaporkan Olga Syahputra ke Polda Metro Jaya atas celetukan komedian itu yang dinilai telah menghina dirinya di ruang publik. Namun laporan tersebut menuai banyak tanggapan dari berbagai pihak. Kali ini giliran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang memberi tanggapan.
"Aku cuma denger aja dia dilaporin ke polisi, cuma saya belum lihat tayangannya, saya sendiri belum tahu itu melanggar P3, Pedoman Perilaku Penyiaran. Melanggar standard program siaran atau tidak," ujar Nina Mutmainnah, Wakil Ketua KPI Pusat saat dihubungi, Senin (24/6).
Menurut Nina, bagi siapa pun yang masuk dalam televisi, mereka sudah berada dalam ruang publik yang harus mengikuti aturan-aturan yang berlaku. Oleh karena itu, sifat kehati-hatian harus diutamakan jika berada dalam ruang publik.
"Kalau dia muncul di ruang publik, maka kehati-hatian itu harus sangat ditingkatkan. Sensitifitas harus sangat dikedepankan. Nah, ini yang tampaknya kami lihat tidak ada pada Olga. Tapi komedian lain juga banyak," tambahnya.
Nina pun memberi saran kepada semua pelawak, agar menampilkan lawakan yang berkualitas dengan tidak melecehkan orang lain.
"Kalau misalnya dia siap untuk tampil sebagai komedian, tidak dengan merendahkan orang lain, itu akan dinilai jauh lebih baik dan berkualitas sekali. Tapi kalau tampil hanya dengan melecehkan orang, kemudian dia ketawa dan orang lain ketawa, tapi itu melanggar, ya buat apa. Itulah yang tampak banyak yang terjadi pada banyak pelawak kita," tandasnya.

Senin, 24 Juni 2013

Selebriti, "Aktris Sharon Stone Sangka Christine Hakim Punya Butik Batik"

Banyak kenangan manis yangaktris senior Christine Hakim rasakan dari sosok maestro batik Iwan Tirta.

Beberapa karya Iwan Tirta kerap membaluti tubuh Christine dalam berbagai momen penting dalam karirnya. Salah satunya adalah saat perhelatan Cannes Film Festival 2002.

Dalam ajang bergengsi itu, pemenang Piala Citra ini hadir dalam balutan kebaya berdetail bordir emas pada neckline dengan bawahan sarung batik karya Iwan Tirta. Penampilannya itu rupanya menarik perhatian aktris 

Hollywood Sharon Stone dan Michelle Yeoh, yang menjadi rekan jurinya di Cannes.

"Saking kagumnya dia sangat berminat dan sempat tanya, 'Christine, are you a batik dealer?'," kenang aktris yang populer lewat perannya sebagai Cut Nyak Dien saat ditemui TRIBUNnews.com dalam cara pembukaan "Tribute to Iwan Tirta: Unveiling the Untold Stories" di Museum Tekstil Jakarta, Jumat (21/6/2013).

Lucunya, cerita Christine, di saat pujian datang dari sineas Hollywood, ia malah dikritik sebuah majalah Tanah Air karena memilih untuk mengenakan batik di festival bergengsi itu.
"Itu kan aneh sekali. Terbukti bangsa kita saat itu belum bisa menghargai kebudayaannya sendiri," ujar perempuan bernama lengkap Herlina Christine Natalia Hakim ini.

Batik Iwan Tirta kembali menjadi pilihan Christine saat menghadiri pemutaran perdana film Hollywood yang dibintanginya bersama Julia Roberts,"Eat, Pray, Love" di New York City, AS, pada Agustus 2010.

Dalam kesempatan itu, Christine mengenakan kebaya merah dengan bawahan kain batik rancangan Iwan Tirta. "Dan kain ini yang lagi saya pakai sekarang," ujar Christine dengan girang sambil menunjukkan bagian bawah busana yang ia pakai saat itu. Kain tersebut ia padukan dengan jas kuning berbahan satin.

"Saya sangat bangga mengenakan kain-kain karya Iwan Tirta. Batiknya seperti roh bangsa Indonesia," tutur dia.

Hingga saat ini, Christine mengoleksi delapan kain batik Iwan Tirta. Lima di antaranya adalah hadiah dari sang maestro sendiri.

Selebriti, "Rasa Haru Pelawak Ginanjar Menikah di Usia Nyaris Setengah Abad"


Akad nikah pelawak Ginanjar, 48, dengan Susi Iriyanti, 27.

Sudah tiga kali pelawak Ginanjar (48) menjadi wali nikah ketika tiga adik perempuannya dipinang oleh pria pilihan mereka masing-masing.
Namun, selama itu pula, komedian dan pemain sinetron tersebut belum menemukan jodohnya.
Ginanjar menikahkan tiga adik perempuannya itu setelah ayahnya meninggal dunia. Begitu kenal dengan Susi Iriyanti (27) setahun lalu, Ginanjar mengaku 'sreg' hingga akhirnya menikahinya di akhir pekan kemarin, 22 Juni 2013.

"Akhirnya saya yang 'telaten' ini, telat menjadi penganten ini bisa menikah. Tiga kali lho saya ini jadi wali nikah waktu adik-adik saya menikah," cerita Ginanjar girang saat ngobrol lewat telepon, Senin (24/6/2013) malam.
Setelah menunggu cukup lama, bahkan hingga usianya menjelang setengah abad, Ginanjar bisa menemukan jodoh dan pasangan hidupnya. "Eh, akhirnya saya kesampaian menikah juga," kata Ginanjar tertawa.
Walau usianya terpaut 21 tahun, Ginanjar dan Susi tidak mempersoalkannya. "Saya bersyukur saja. Rasanya bahagia sekali. Masih seperti mimpi nih," tutur pemain sinetron 'Lika Liku Laki-laki' yang begitu terharu saat menikah itu.